10 Jenis Buah Dengan Antioksidan Tinggi

MYFAMILISEHAT.COM. Antioksidan sangat penting dalam tubuh. Zat ini menggantikan radikal bebas yang sangat menantang bagi tubuh. Karena itu, memerlukan antioksidan sangat penting bagi tubuh manusia. Myfamilisehat.com Memperkenalkan Jenis Buah Dengan Antioksidan Tinggi.

 

Antioksidan Melawan Radikal Bebas

bahaya radikal bebas dan cara mencegahnya

Tokoh jahat dalam teori Radikal Bebas adalah molekul oksigen. Agar stabil, molekul oksigen harus memiliki dua elektron (di kulit luarnya). Jika hanya memiliki satu atau tiga elektron, maka ia menjadi molekul yang sangat tidak stabil. Jika hanya memiliki satu elektron, molekul itu akan mati-matian mencari pasangan untuk elektronnya. Tolak, jika ada tiga elektron, ia akan mati-matian mencari tempat untuk membuang satu kelebihan elektron itu.

Kekurangan sekaligus kelebihan elektron ini adalah masalah, karena molekul yang tidak stabil ini memiliki sifat yang sangat reaktif dan mempengaruhi molekul yang stabil. Saat berkombinasi dengan molekul yang stabil, molekul jahat itu akan stabil tetapi membuat mitranya menjadi tidak stabil atau rusaknya.

Itulah Radikal Bebas. Dalam tubuh manusia, radikal bebas adalah produk sampingan yang dihasilkan dari proses pencernaan, pernapasan dan penggunaan energi. Sebagian besar dari radikal bebas itu tidak berbahaya selama tubuh manusia tetap dalam proses kegiatannya. Akan tetapi kompilasi tubuh gagal, radikal bebas dapat merusak sel dinding, menyerang kromoson dan DNA, menyebabkan kanker dan membunuh sel-sel tubuh.

Namun jangan khawatir. Alam menyediakan perlindungan bagi manusia dengan zat yang disebut Antioksidan. Yang termasuk dalam golongan ini antara lain vitamin, polipenol, karotin, dan mineral. Secara alami, zat ini sangat berperan besar pada manusia untuk mencegah timbulnya penyakit dan proses penuaan diri. Antioksidan melakukan semua itu dengan cara mencegah kerusakan sel yang terjadi akibat proses oksidasi bebas.


Antioksidan membantu menghentikan proses perusakan sel dengan cara memberikan elektron kepada radikal bebas. Antioksidan dihargai mampu mencegah beberapa penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas. Antioksidan akan menetralisir radikal bebas sehingga tidak memiliki kemampuan lagi menerima elektron dari sel dan DNA. Proses yang terjadi benar-benar komplek tetapi bisa dilukiskan seperti itu.

 

10 Jenis Buah Dengan Antioksidan Tinggi


Antioksidan bisa dengan mudah kita dapatkan dari makanan. Sebagian besar tidak tahu tentang makanan ini sebenarnya banyak mengandung antioksidan sehingga mereka membeli suplemen antioksidan yang cukup mahal. 
Berikut ini adalah 10 buah antioksidan terbaik, yaitu:

 

1. Buah Kurma

buah kurma

Buah kurma ( Dactylifera phoenix ) adalah buah yang selalu hadir saat momen puasa. Rasanya manis, bentuknya bulat atau lonjong, warnanya kecoklatan, kehitaman, dan dia adalah buah yang sangat kaya akan nutrisi baik. Buah kurma mengandung kalium (kalium), serat, kalsium, zat besi (Fe), Vitamin A, B2, B12, dan Vitamin C, aspirin, salisilat, fosfor, sulfur, natrium (natrium), magnesium, kobalt, seng, fluorin, tembaga (Cu), mangaan, selulosa, dan gram (terdiri dari gula dan fruktosa). Kandungan vitamin C berperan sebagai antioksidan.
Kurma mengandung antioksidan yang dikenal sebagai tanin. Tanin dikenal sebagai anti infeksi, anti-inflamasi dan anti-hemoragik. Kurma adalah sumber vitamin A, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan sangat penting untuk kesehatan mata. Vitamin A juga dibutuhkan kulit tetap sehat. Mengkonsumsi buah-buahan yang kaya akan vitamin A diketahui membantu melindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut.

 

2. Kismis

kismis

Kismis adalah buah anggur (hijau atau hitam) yang dikeringkan. Tak heran jika kismis masuk dalam daftar 10 buah kaya antioksidan. Tentu saja karena bahan dasar kismis adalah anggur yang memang mengandung zat antioksidan yang tinggi. Kismis dapat ditemui di dalam roti, namun bisa ditaburkan pada oatmeal, rasa lezat dan tidak akan membuat bosan. Catechin, salah satu dari antioksidan pada kismis, sangat berguna dalam mengatasi tumor dan kanker kolon serta melindungi kesehatan jantung kita. 
Phenolic Phytonutrients, dikenal karena memiliki fungsi sebagai kuman, antibiotik dan antioksidan, banyak ditemui di kismis. Saat demam, Phyolic Phytonutrients akan membantu penyembuhannya dengan melawan infeksi bakteri. Kismis mengandung senyawa antioksidan alami yang mengandung asam oleanolic, oleanolic aldehyde, betulin, betulinic acid dan 5 (hydroxymethyl) -2-furfural yang digunakan untuk menggantikan bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi dan gusi.

 

3. Blueberry

blueberry

Blueberry (Vaccinum corymbosum) adalah buah yang berasal dari Amerika Utara. Buah yang tumbuh di musim panas di Amerika Utara ini tumbuh secara liar seperti semak, memiliki khasiat banyak sekali yang terkandung di dalamnya. Sedangkan untuk di Indonesia sendiri masih jarang kita jumpai, namun berbagai olahannya bisa ditemukan di berbagai gerai minuman dan es krim. Warnanya hijau, dan akan berubah menjadi ungu jika sudah matang dengan rasa manis. Rasa buahnya agak asam dan biasa dijadikan selai dan untuk topping roti dan kue. 


Blueberry mengandung berbagai zat gizi, contohnya beberapa mineral (mangan, kalsium, fosfor, besi, kalium, dan seng), Vitamin B1, B2, B3, dan B6, Vitamin C, Vitamin E, Vitamin K, karbohidrat, lemak, dan antosinin. Antisinin adalah zat antioksidan yang mampu menghambat perkembangan sel kanker, inflamasi, serta baik untuk kesehatan kulit serta mencegah penuaan. Jika Anda tertarik mengonsumsi blueberry ini, di Indonesia tersedia blueberry kalengan yang siap dimakan.  Selain buahnya, akar dan daun blueberry ternyata juga sama saktinya. Apabila diolah menjadi teh, akar pohon blueberry dapat membantu mengurangi rasa sakit pada saat melahirkan dan memberikan efek relaksasi. Sedangkan daunnya, apabila direbus dan diminum, dapat menjadi tonik penambah darah untuk memurnikan tubuh serta meredakan batuk.

 

4. Blackberry

blackberry

Blackberry adalah buah yang beken menjadi brand sebuah ponsel ini juga salah satu buah yang kaya akan antioksidan. Bentuknya sangat mirip dengan murbey. Namun, yang ini berbeda karena buah dalam tangkai yang saling bergerombol. Zat antiokasidan yang terkandung dalam buah ini adalah antosinin, senyawa fenol yang mirip dengan kandungan buah anggur. 

 

5. Strawberry

Buah strawberry warnanya merah merona, bentuknya khas, aromanya segar. Buah strawberry sangat baik untuk kesehatan. Di pasar juga sudah banyak menjual dalam kemasan plastik. Strawberry mengandung Vitamin K, mangan, asam folat, potasium, riboflavin, Vitamin B5, B6, magnesium dan omega 3. Dan tak ketinggalan, ia mengandung zat antioksidan yang membuat buah ini berwarna merah mengggemaskan.

 

6. Raspberry

raspberry

Raspberry sama dengan barries lainnya, ia juga kaya akan antioksidan. Rasa buahnya asam, menandakan kandungan Vitamin C yang tinggi di dalamnya. Buah raspberry ini jika dikonsumsi secara rutin sangat banyak manfaatnya. Ia dapat mencegah kerusakan sel otak, melancarkan pencernaan, mencegah kanker usus, meminimalisir alergi tubuh, mencegah penyakit jantung, mencegah penuaan dini, dan masih banyak manfaat baik lainnya. 
Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah raspberry mampu menangkal radikal bebas dan melawan penuaan sejak dini, memperbaiki sel kulit yang rusak sehingga menjaga kelembapan kulit membuatnya terasa lembut dan kenyal. Selain itu juga, antioksidan bisa mencegah terjadinya perkembangan sel kanker dan tumor. Beberapa penelitian juga menyatakan kalau respberry adalah salah satu buah yang cukup aman dikonsumsi mereka yang menderita penyakit diabetes. Dengan mengkonsumsi raspberry secara teratur, dapat membuat tubuh tidak mudah lelah dan mencegah terjadinya nyeri pada persendian.

 

7. Plum

 

Buah plum ini mungkin tak begitu populer. Buah segarnya banyak tersedia di supermarket. Rasa buahnya asam manis. Buah ini selain mengandung 38% antioksidan yang jauh lebih banyak daripada blueberry, juga sangat kaya akan serat larut yang membantu menurunkan kolesterol dalam tubuh. Jika anda ingin berdiet, buah plum ini cocok sebagai bekal pencuci mulut makan siang.

 

8. Jeruk

jeruk


Bentuknya bulat, warnanya kuning ke oranyean, dan rasanya asam manis. Sangat cocok diperas sebagai jus atau dimakan begitu saja. Jeruk, mengandung Vitamin C yang ternyata sangat baik untuk mencegah pengeroposan tulang, mencegah penyakit batu ginjal, mencegah asma, membantu menurunkan kolesterol, mencegah dan menyembuhkan anemia dan lain sebagainya. Setiap 100 gram jeruk, mengandung energi 45 kkal, protein 0,9 g, lemak 0,2 g, karbohidrat 11,2 g, fosfor 23 g, kalsium 33 g, besi 0,4 g, Vitamin A 190 IU, Vitamin B1 0.08 mg, Vitamin C 49 mg, serta air 87,2 gram.

 

9. Anggur Merah

Anggur merah bukanlah minuman yang memabukkan, tetapi benar-benar buah anggur segar yang siap untuk disantap dan dinikmati. Anggur merah jika dikonsumsi rutin setiap hari akan membuat awet muda. Ini karena kadar antioksidan dalam anggur sangat tinggi, dan anggur juga mengandung kalium yang mampu menghambat penuaan dini. Nutrisi yang terkandung pada anggur adalah artaric acid, malic acid, pectin, tanin, flavone glycosides, flavanoid, resveratrol, mineral, gula, vitamin A, B1, B2, B6, B12 dan C. Semakin gelap warna anggur maka semakin tinggi kandungan flavanoidnya. Flavanoid merupakan antioksidan yang dapat melindungi kerusakan pembuluh darah dan mencegah penggumpalan trombosit. Resveratrol berkhasiat sebagai antioksidan yang mengurangi pembentukan plak di dalam pembuluh darah arteri. Buah anggur juga berkhasiat menjadi pencahar ringan sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengobati gangguan pencernaan, penawar racun, peluruh kencing, menghentikan pendarahan, melancarkan aliran darah, anti kanker dan memperkuat tubuh melawan penyakit, seperti fungsi hati yang buruk.

 

10. Cherry

ceri
ceri

Buah cherry ini manis bentuknya, kaya pula nutrisinya, rasanya unik, asam dan manis (terutama jika sudah dikalengkan). Cerry akan kaya akan vitamin C dan dapat membantu menambah darah Beta karoten yang terkandung di dapat membantu mencegah kanker secara efektif. Selain itu, Cherry juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta menurunkan risiko infeksi pernafasan (flu dan pilek).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: