Vitamin Sumber Antikoksidan – Antikarat Tubuh

MYFAMILISEHAT.COM. Vitamin memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh. Kekurangan vitamin akan mengganggu kesehatan tubuh. Pada postingan kali ini, myfamilisehat akan memaparkan Vitamin Sumber Antikarat Tubuh. Vitamin memiliki peranan yang sangat vital bagi kualitas kesehatan tubuh manusia. Karena vitamin adalah pelawan tangguh radikal bebas.

Vitamin dan Radikal Bebas

Kita tahu, radikal bebas adalah hasil oksidasi atau pembakaran atau metabolisme dalam tubuh dan juga hasil polusi udara yang kita hirup. Sebagaimana proses pembakaran mobil akan mengeluarkan asap yang mengandung gas carbonmonoksida, demikianpun pembakaran dalam proses metabolisme tubuh akan mengeluarkan hasil pembakaran dalam bentuk radikal bebas ini.

Telah kita ketahui bahwa radikal bebas adalah racun yang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan pada dinding sel. Kerusakan yang sifatnya akumulatif akan mengakibatkan terjadinya proses penuaan dini, suatu kondisi di mana organ-organ tubuh mengalami proses penuaan sebelum waktunya.

Akan tetapi kita bersyukur kalau serangan si jahat itu bisa ditangkal oleh malaikat penyelamat, antioksidan. Oksidasi menemukan lawanya antioksidan.

Beberapa Vitamin Sumber Antikarat Tubuh

1. Vitamin A

Beta karoten, salah satu bentuk vitamin A, merupakan senyawa dengan aktivitas antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Antioksidan di dalam tubuh dapat mencegah kerusakan pada materi genetik (DNA dan RNA) oleh radikal bebas sehingga laju mutasi dapat ditekan. Penurunan laju mutasi ini akan berujung pada penurunan risiko pembentukan sel kanker. Aktivitas antioksidan juga terkait erat dengan pencegahan proses penuaan, terutama pada sel kulit.

Sumber Vitamin A:

2. Vitamin C

Para pelaut zaman dulu yang menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk berlayar menemukan bahwa makan jeruk dapat mencegah penyakit yang sering menyerang pelaut, yaitu pendarahan gusi atau disebut scurvy. Akan tetapi  mereka belum tahu kalau vitamin C memiliku banyak sekali manfaat sehingga sering disebut “vitamin ajaib”.

Salah satu manfaat Vitamin C adalah menangkap radikal bebas dalam sel tubuh manusia. Vitamin ini ditemukan dalam konsentrasi yang sangat tinggi di lensa mata, untuk melawan oksidan yang terbentuk karena aksi cahaya pada protein yang membentuk lensa mata.

Selain itu, vitamin ini juga membantu retina mata untuk mencegah pemburukan retina akibat proses penuaan alami yang dikenal dengan degenerasi makula

Vitamin C juga melindungi enzim yang membuang protein teroksidasi dengan cara membantu enzim-enzim itu bekerja secara efisien.

Bukti baru menunjukkan bahwa vitamin C dan E di dalam darah melawan efek polutan yang utama, yaitu nitrogen dioksida ( salah satu radikal bebas kelas kakap ). 

Sumber Vitamin C:

3. Vitamin E

Vitamin E adalah asam lemak, antioksidan alami yang terdapat dalam minyak nabati yang mencegah minyak alami itu dari tengik. Bahkan beberapa kalangan mengatakan, memotong kapsul vitamin E dan mengoleskan isinya pada luka, akan mempercepat proses penyembuhannya. 

Yang paling utama, para peneliti mengatakan bahwa vitamin E melakukan hal yang sama terhadap dinding sel. Tiap membran sel tersusun dari beberapa lapis asam lemak. Vitamin E mencegah oksidasi lemak dengan cara mengorbankan dirinya kepada radikal bebas.

Di sisi lain, vitamin E bekerja sama dengan vitamin C untuk melawan oksidasi lensa dan retina.

Vitamin E juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengangkat nitrit ( produk sampingan rokok ) dan mencegah nitrit menjadi nirtosamin yang menyebabkan kanker, serta memperkuat dinding sel.

Selain itu, vitamin E juga menawarkan perlindungan dari penyakit jantung dan mempertahankan kolestrol dalam tingkat yang sehat. Ia mencegah oksidasi kolesterol LDL ( kolestrol jahat ) oleh radikal bebas. LDL sebetulnya tidak terlalu jahat sebelum bertemu radikal bebas. 

Bahkan vitamin E juga perupakan pelindung kulit yang efektif, memperlambat proses penuaan dan pembentukan keriput. 

Sumber Vitamin E:

4. Glutathione

Vitamin C dan E dapat menjadi radikal bebas. Namun, kabar baiknya glutathione, selain berperan sebagai antioksidan, tapi juga  mendonorkan elektronnya ke vitamin C dan E sehingga mengubah kembali vitamin itu menjadi antioksidan. Hasilnya, kedua vitamin yang telah bertobat itu kembali melakukan tugasnya dengan cemerlang.

Memang dalam proses itu, glutathione sendiri menjadi radikal bebas. Namun jangan takut. Tubuh mengirimkan enzim khusus untuk menyelamatkannya sehingga ia dapat bekerja kembali dengan baik.

Bukan hanya itu. Glutathione adalah pelawan kanker yang efektif, salah satu sekutu pelindung tubuh. Ia juga menghancurkan radikal bebas di retina dan lensa mata sehingga mencegah munculnya kataraj dan degenerasi makular. 

Sumber Glutathione: 

5. Selenium

Nutrien ( zat gizi ) yang sangat penting ini adalah suatu mineral yang harus dimiliki tubuh untuk menghasilkan glutathione.

Selenium merupakan antioksidan yang bekerjasama dengan vitamin E untuk menangkap radikal bebas. Selain itu, selenium juga merupakan pencegah kanker.

Sumber: 

6. Seng

Tubuh menggunakan seng untuk menghasilkan berbagai enzim oksidasi. Selain itu, seng juga bekerja sebagai antioksidan.

Sumber Seng:

Jelas, antioksidan memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh tetapi tidak diproduksi oleh tubuh. Bahan penting ini ditemukan dalam beberapa sumber makanan kita.

Pastikan Anda mendapatkan asupan antioksidan yang memadai dengan cara mengkonsumsi jenis-jenis makanan yang sudah kami paparkan di atas.

Sumber: Disarikan dari berbagai sumber.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: