Kapankah Virus Corona Menghilang?

myfamilisehat
Pasien pertama covid 19 di Wuhan – Tiongkok

MYFAMILISEHAT.COM . Setengah tahun sudah dunia dalam bayang-bayang covid 19. Korban sudah banyak berguguran dan setiap kematian harus dijauhi karena dianggap mampu menularkan covid 19. “Kapankah virus corona ini menghilang?” adalah pertanyaan yang hari-hari ini terdengar nyaring. Pertanyaan yang coba  myfamilisehat.com jawab berdasarkan sumber-Sumber Terpercaya.

 

Virus Awal Mula Corona

myfamilisehat
banyak teori tentang asal-usul virus corona

Virus korona mulai meneror manusia saat pertama kali muncul di Wuhan – Tiongkok , bulan November 2019. Dalam waktu relatif singkat sepertiga penduduk Wuhan terpapar virus ini.

Dari Wuhan, virus ini menyebar ke kota-kota lain di Tiongkok dan kota-kota lain di dunia karena mobilitas manusia dari dan ke Wuhan yang relatif tinggi. Mereka membawa serta membawa virus corona itu.

Penyebarannya begitu cepat dan melewati batas-batas Negara. Itulah sebabnya, hanya tempo 3 bulan setelah penemuan kasus pertama, Badan Kesehatan Dunia – WHO menyatakan covid 19 sebagai pandemi tanggal 11 Maret 2020.

Bayangkan, dalam waktu satu bulan, kasus penularan meningkat tajam dari 118.000 menjadi 1, 7 juta. Dan korban tewas korona pun melonjak dari 4.300 korban menjadi 103.257 korban.

Dalam kurun waktu sekitar 6 bulan, virus telah menyebar ke seluruh dunia dan menyebabkan 4,5 juta kasus. Demikian data yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia – WHO, per tanggal 17 Mei 2020.

Hari ini, 30 Mei 2020, virus Corona telah menyebar ke 213 negara dan menyebabkan 6.035. 353 kasus dan 366.928 korban meninggal.

Kasus di atas memperlihatkan begitu cepatnya  virus Corona menyebar dan menyebabkan banyak kasus kematian dan sakit.  Belum lagi roda kehidupan ekonomi yang mati, roda kehidupan industri yang langsung terjerembab dan goncangan praktik-praktik peribadatan semua agama.

Meskipun banyak Negara telah memberlakukan tindakan menentang dan pengamanan. Mulai dari penguncian atau isolasi wilayah, penjajaran jarak sosial, atau beberapa langkah lainnya, penanganan virus korona yang belum diselesaikan tanda-tanda mereda dan berakhir.

 

Prediksi Berakhirnya Wabah Corona

myfamilisehat
Penelitian atas Covid 19

Semua bangsa dan semua umat manusia mengharapkan agar wabah yang sangat berbahaya ini segera berakhir. Namun, pertanyaannya adalah, “ Virus Kapankah Corona Menghilang? Atau ekurang-kurangnya, Kapankah ekspansi  wabah ini berkurang?”

Tentu saja, ini adalah pertanyaan yang sulit dijawab. Faheem Younus, MD. , Kepala Penyakit Menular di University of Maryland Upper Chesapeake Healt, mengatakan bahwa kita tidak dapat kapan saja virus corona ini akan berhenti. Karena kita berhadapan dengan virus yang relatif baru dengan ciri-ciri berbeda dari virus-virus yang sudah pernah muncul sebelumnya.

Biasanya, pada masa-masa yang lalu, pendemi bisa dikembangkan antara 12 hingga 36 bulan sejak pengembangan dan pendistribusian vaksin ke seluruh dunia. Ini bisa menjadi tolok ukur untuk umat manusia yang terkait dengan virus corona atau covid 19 ini.

Misalnya tahun 2009, tatkala dunia dikejutkan dengan kemunculan flu H1N1 . Bulan Juni WHO mengumumkan flu ini sebagai pandemi. Pada pertengahan September FDA menyetujui virus ini. Bulan Oktober vaksin itu sudah diujicoba dan bisa diberikan kepada penderita. Pada akhir Desember, vaksin sudah bisa dibeli oleh siapa saja yang membutuhkan. Pada akhir Agustus 2010, pandemi H1N1 dianggap telah berakhir.

Namun, Rishi Desai, MD ., Mantan petugas Dinas Intelijen epidemi pada divisi virus di CDC, mengatakan bahwa siklus pandemi virus pada masa lalu tidak dapat digunakan sebagai model untuk siklus pandemi virus yang sekarang ini. Menurutnya, ini disebabkan karena setiap virus punya cara dan cara penyebaran yang berbeda.

Berdasarkan prilaku dan proses penyebarannya, Desai memprediksikan virus korona ini akan terus menjadi ancaman sepanjang tahun 2020 dan baru bisa dimulai tahun 2021.

“Ketika kita memiliki vaksin, kita akan memiliki lebih banyak pengalaman dengan penyakit ini,” kata Desai lebih lanjut.

 

Upaya Menemukan Vaksin

Dewasa ini peneliti sedang menguji coba vaksin pada hewan dan manusia. Paling tidak para peneliti membutuhkan waktu satu tahun untuk menghasilkan vaksin baru yang siap membantu manusia melawan virus korona ini.

Berita terbaru mendeklarasikan karya perusahaan biotek Moderna, Inc. (yang bermitra dengan National Institutes of Health) di Amerika Serikat. 

Dalam uji coba itu, para peneliti memberikan kepada pesertaan yang sehat dua dosis vaksin mulai Maret. Pada awalnya muncul efek pada saat beberapa peserta menggigil, nyeri lokal, pegal dan kemerahan pada tempat injeksi. Sementara itu ada sukarelawan berusia 29 tahun mengalami  efek samping berupa suhu badan  yang  mencapai 103 derajat Fahrenheit dan mual, tetapi tidak  sampai terancam jiwanya.

Tampaknya percobaan ini cukup meyakinkan. Namun, ini baru awal.  Masih banyak fase penelitian yang harus dilakukan sebelum vaksin (atau apapun namanya) dianggap aman dan efektif serta mendapatkan lampu hijau yang resmi dari FDA.

Belum lagi, hasil penelitian harus ditinjau lagi oleh rekan sejawat. Sebelumnya, bulan Mei FDA sudah memutuskan kandidat vaksin Moderna untuk beralhi ke Tahap Kedua. Studi ini melibatkan lebih banyak partisipan,  dimulai pada bulan Mei. Tahap Ketiga diperkirakian akan dimulai paling cepat musim panas tahun 2020 ini.

Memang ini adalah khabar gembira. Tetap harus waspada dan menunggu. Tal Zaks, MD. PhD., Kepala Petugas Medis Moderna, seperti dikutip CNN, mengatakan bahwa kemungkinan besar  vaksin keluaran Moderna baru akan tersedia untuk umum pada Januari 2021.

Sementara itu, Tiongkok sebagai Negara korban pertama virus corona atau covid 19 juga telah mencitapakan vaksin yang siap dipasarkan akhir tahun 2020 ini.

Menurut berita yang dilansir di platform media sosial China, WaChat, Institut Produk Biolgi Wuhan dan Institut Produk Biologi Beijing telah menyetujui uji klinis vaksin covid 19 Tahap II. Menurut perkiraan, kedua lembaga itu siap memasarkan vaksin covid 19 buatan mereka pada awal tahun 2021.

 

Banyak institusi di banyak negara mmenaruh perhatian pada penyediaan vaksin virus corona. Namun, jalan yang ditempuh masih panjang. Diperlukan dedikasi, kesabaran dan kerjasama untuk meningkatkan proses pelambatan dan penghentian penyebaran virus corona ini.

Tiongkok sebagai Negara yang pertama kali mentransplantasikan virus corona juga sudah berhasil menciptakan vaksin dengan tujuan memindahkan virus corona.

Mereka memiliki lima vaksin yang telah diuji-coba pada manusia. Namun belum ada satu perusahaan pengembangan virus corona pun yang mampu menjawab kapan saja virus corona ini bisa dihentikan.

 

Kesimpulan: Berdamai Dengan Virus Corona

myfamilisehat
berdamai dengan corona untuk meminimalisir dampak buruknya

 

Beberapa Negara bahkan sudah bisa menghapur kehadiran virus corona dari wilayahnya. Ada banyak faktor pendukung, di antaranya karakter budaya masyarakat, wilayah dan sebagainya. 

Negara-negara yang berhasil menekan  penyebaran virus corona di antaranya Vietnam, Jepang, Korea Selatan dan Singapura.

Namun, ketika protokol  kebijakan penanganan virus corona dikendorkan muncul kasus baru lagi. Hal ini membuktikan bahwa virus masih menyimpan potensi bahaya yang nyata.

Maka, tindakan yang mungkin paling tepat saat ini adalah “Berdamai Dengan Corona.” Ide ini pertama kali dikemukakan oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo dalam pernyataannya  tanggal 7 Mei 2020 di Istana Merdeka, Jakarta.

“Sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan COVID 19 untuk beberapa waktu ke depan,” demikian dinyatakan Presiden Joko Widodo.

Banyak orang yang salah persepsi atas pernyataan Presiden di atas. Banyak yang mengira dan juga menertawakan seolah-olah Presiden menyerah terhadap serangan covid 19.

Itulah sebabnya, setiap hari setelahnya. Deputi Bidang Protokol, Peres dan Media Sekretariat, Bey Machmudin memperjelas apa yang disetujui “Berdamai dengan Corona,” masyarakat yang harus memahami apa yang ada 19 berada di tengah-tengah mereka. Virus itu memang tidak kasat mata, tetapi dia ada.

Karena itu, menurut Presiden Joko Widodo, masyarakat harus menyesuaikan kehidupannya dengan Covid 19 agar tidak terpapar oleh virus corona itu.

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: