Kenali Vitamin dan Suplemen Yang Tidak Perlu Dikonsumsi

myfamilisehat.com. Vitamin adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap manusia. Unsur  ini sangat penting bagi kehidupan manusia agar fisiknya dapat bertumbuh dan berkembang. Dari sekian banyak vitamin, hanya ada 2 yang bisa dihasilkan secara alamiah oleh tubuh. Yang lainnya harus diasup dari luar, baik dari makanan maupun dari suplemen buatan. Pada postingan kali ini, myfamilisehat.com menginformasikan bahwa suplemen vitamin yang dipasarkan tidak selamanya efektif untuk meningkatkan ketersediaan vitamin bagi tubuh, Kenali Vitamin dan Suplemen Yang Tidak Perlu Dikonsumsi

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B ( tiamin,  riboflavin, niasin, asam pantotenan, biotin, vitamin B6,  vitamin B12, dan folat ). 

Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari  makanan, seperti buah-buahan, sayur-sayuran dan suplemen makanan.  

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.

Kenali Vitamin dan Suplemen Yang Tidak Perlu Dikonsumsi

Dewasa ini di pasaran beredar suplemen vitamin dalam berbagai kemasan. Namun penelitian dalam beberapa dekade terakhir secara substansial membuktikan bahwa mengkonsumsi suplemen vitamin tidak memiliki manfaat yang signifikan.

Bahkan, studi terbaru cenderung ke arah yang berlawanan, setelah menemukan bahwa suplemen vitamin tertentu mungkin buruk bagi kesehatan manusia. Studi itu mengklaim bahwa beberapa suplemen vitamin telah dikaitkan dengan peningkatan kanker tertentu dan menaikkan risiko penyakit batu ginjal.

Suatu studi terbaru menemukan bahwa meskipun ilmu pengetahuan terus berkembang, namun kebiasaan mengonsumsi obat-obatan orang Amerika masih sama dalam 10 tahun terakhir.

Apakah Multivitamin Aman Dikonsumsi?

Inilah beberapa vitamin dan suplemen yang perlu anda konsumsi, atau yang justru mesti dihindari:

1. Multivitamin

Selama beberapa dekade, diasumsikan bahwa multivitamin penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, Vitamin A untuk melindungi penglihatan Anda, sedang vitamin B untuk membuat Anda berenergi.

Sebisa mungkin Anda hindari mengonsumsi multivitamin. Ada bisa mendapatkan manfaat yang sama dengan mengonsumsi menu makan yang baik.

Studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi mereka benar-benar dapat menyebabkan kerusakan.

Sebuah studi besar tahun 2011 pada 39.000 wanita berusia lebih darii 25 tahun menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi multivitamin dalam jangka panjang cenderung memiliki risiko kematian lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi.

2. Vitamin D

Vitamin D tidak terkandung dalam sebagian besar makanan, namun ia merupakan bahan penting yang membuat tulang kita kuat.

Vitamin D  membantu kita menyerap kalsium. Bebebrapa ulasan studi telah menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen vitamin D harian rata-rata hidup lebih lama, dibandingkan mereka yang tidak.

3. Antioksidan

Studi menunjukkan bahwa ketika dikonsumsi secara berlebihan, antioksidan dapat membahayakan.

Sebuah studi jangka panjang pada perokok laki-laki, menemukan bahwa mereka yang rutin memakan vitamin A lebih mungkin mengidap kanker paru-paru daripada mereka yang tidak.

4. Vitamin C

Suplemen Vitamin C lebih baik dihindari. Anda bisa menggantinya dengan mengonsumsi buah jeruk atau strawberry.

Penelitian demi penelitian telah menunjukkan bahwa Vitamin C hanya sedikit berpengaruh mencegah flu biasa.

Plus, dosis tinggi Vitamin C 2.000 miligram atau lebih dapat meningkatkan risiko batu ginjal yang menyakitkan.

Akhir Kata

Vitamin sangat penting bagi tubuh manusia. Itulah sebabnya, setiap orang harus memperhatikan kecukupan vitamin bagi tubuhnya.

Masalahnya, tidak semua vitamin mampu diproduksi secara natural oleh tubuh. Ketersediaannya harus mampu tercukupi lewat asupan makanan yang dimakan oleh orang yang bersangkutan.

Mengingat gaya hidup manusia modern yang serba cepat dan tidak sehat, kebutuhan akan ketersediaan vitamin ini dijawab lewat penyediaan suplemen vitamin sebagai ladang bisnis yang menggiurkan.

Namun, harus disadari, berdasarkan penelitian, jelas bahwa tidak semua suplemen itu aman bagi tubuh. Maka langkah yang paling tepat adalah mengubah pola makan. Usahakan agar asupan makanan harus beragam demi mencukupi semua vitamin bagi tubuh Anda.

Anda mau sehat? Ubahlah pola makan dengan memperhatikan keragaman jenis makanan yang harus Anda makan. Jangan menggantungkan kesehatan Anda pada suplemen vitamin. Karena itu, Anda Kenali Vitamin dan Suplemen Yang Tidak Perlu Dikonsumsi

Sumber: iflscience & wikipedia

Baca Juga: Vitamin Sumber Antioksidan – Antikarat Tubuh

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: